Showing posts with label one dish meal. Show all posts
Showing posts with label one dish meal. Show all posts

Tuesday, October 29, 2013

Galantin

   

     Pae ketempatan acara pertemuan para bapak, acara rutin bulanan di lingkungan kami.  Sebenarnya giliran tetangga sebelah, karena  yang bersangkutan minta tukar waktu, ya sudah Pae saja yang gantiin.
Acara  sengaja digelar hari Senin malam,  secara biasanya mereka berkumpul Sabtu atau Minggu malam.
Ternyata di hari kerja yang  bisa hadir lebih banyak, 19 orang (rekor terbanyak, menurut Pae), yang beralasan bepergian tidak ada... syukurlah... silaturahmi antar tetangga menjadi lebih baik.

      Kebetulan masih punya daging lebaran kurban.., jadi aku buatin galantin aja. Sehat dan nikmat....
Yang di atas deretan  galantin sebelum diberi saus,  wadah memanfaatkan piring-piring hadiah (sabun) yang aku punya.
Yang di bawah aku foto ulang paginya, secara galantin  semalam masih bersisa...

Monday, October 28, 2013

Mie Ayam Mangkuk Pangsit

Ini mie ayam untuk TPS Food Cooking Competition, menu mie berbagai olahan. Ikutan karena pengin hadiahnya yang nginap di Bali.

Resep mie ayam mangkuk pangsit :

Bahan :
  • 200 g mie telor
  • 200 g daging ayam cincang
  • 10 lembar kulit pangsit
  • 10 buah bakso
  • 3 siung bawang putih
  • 1 buah bawang bombay
  • daun bawang
  • wortel
  • kecap manis 
  • minyak wijen
  • minyak goreng
  • 1/2 st garam
  • 1 st gula pasir
  • 1 ruasjahe
  • lada
  • 1 st tepung maizena
Cara membuat :

1 Siapkan bahan, potong-potong sayuran.
   Geprek bawang putih.
   Rebus mie bersama sedikit garam dan gula pasir, angkat tiriskan, beri 1 st minyak bawang, aduk rata .


2. Kulit pangsit diletakkan dalam wadah saringan.



3.Beri penahan agar bisa mencekung, (aku menggunakan kocokan telur),goreng hingga kecoklatan.



4.Tumis irisan daging ayam bersama bawang putih, jahe dan bawang bombay, beri air secukupnya. Tambahkan kecap manis, garam dan gula, cicip rasanya.
tambahkan minyak wijen, kentalkan dengan larutan maizena.



5.Rebus air beri sediki garam, masukkan bakso, lalu sayuran , sebentar saja. angkat tiriskan.



6.Siapkan mangkuk pangsit. Isi dengan mie rebus, beri sayuran, bakso dan topping ayam.



7. Sajikan. Bisa diberi saus cabe jika suka pedas.


Thursday, August 22, 2013

Bubur Sumsum Pandan



Masih  menu ramadhan kemarin, bubur sumsum pandan.  Aroma pandan suji dalam buburnya sangat spesial...

Cara membuat:
Bahan Bubur:
50 gr     tepung beras putih
1 sdm    tepung maizena
200 ml   air hijau (daun pandan (5 helai) dan suji (15 helai), diblender lalu disaring)
300 ml   santan kental
½  sdt   garam

Bahan Kinca:
125 gr   gula jawa
75 ml   air


Cara membuatnya:
  1. Campur air suji dengan santan aduk rata. Cairkan tepung beras dengan sebagian santan, sisihkan.
  2. Masak sisa santan dan garam hingga mendidih, tuang cairan tepung beras, aduk rata biarkan mendidih dan bubur meletup-letup sebentar. Matikan api, angkat.
  3. Sajikan bubur dengan kinca gula jawa.
  4. Kinca: masak air dan gula jawa  hingga mendidih dan gula larut. Saring.

Monday, June 18, 2012

Nasi Langgi

   
    Nasi langgi ini buat teman yang pengin syukuran.  Karena tetangga jadi ya disanggupi bikin piringan saja. Deliverynya extra hati-hati, yang ini Pae yang ngurus, pake pick up yang punya hajat sekalian.  Alhamdulilah.. semua kerucut selamat, utuh sampai di tempat.

     Nasi langgi tumpeng mini ala GK : nasi gurih dicetak kerucut mini, dikelilingi ayam suwir, srundeng, kering kentang, sambal goreng ati, telur ayam & puyuh coklat (bacem), telur dadar rawis, sambal terasi serta timun dan kemangi.

Monday, January 17, 2011

Gado-gado

  
     Gado-gado amat populer sebagai santapan sehat Nusantara.  Menu kaya serat ini cukup lengkap kandungan gizinya.  Berbagai sayur rebus dan tahu, tempe goreng, dipadu dengan saus kacang pedas serta kerupuk atau emping... komplit !

Monday, January 10, 2011

Nasi Kuning

   
     Nasi kuning telah dikenal di seantero negeri.  Nasi  berkunyit ini relatif sama pembuatannya, yang membedakan biasanya lauk yang menemaninya.
Di Kalimantan sering memakai ikan pedas  (utuh) sebagai pasangannya, di Sulawesi ikannya disuir-suir (seringnya cakalang) plus bihun goreng, di Jawa kering tempe dan ayam goreng lebih disuka.  Ya, begitulah kekayaan kuliner  Nusantara
 
      Untuk memperingati ulang tahun di sini nasi kuning sering disajikan.  Bentuk tumpeng (kerucut) amat populer .  Filosofisnya supaya diberikan jalan yang lurus / lancar .  Tumpeng = tumuju lempeng ( Jawa).
  
      Yang ini  tumpeng mini / nasi punjung  ala GK.    Kering tempe tidak dibuat karena waktu makan sudah mendesak.., ...keburu laper..., toh sudah ada kering kentangnya,  lagian  sumber protein lain kurasa sudah cukup.....
     
      Resep Nasi Kuning :

Bahan :
900 g beras
100 g beras ketan
1100-1200 ml santan
2 lembar daun salam
2 batang serai
2 lembar daun pandan
2 st garam
1 jempol ( 5 cm) kunyit, diparut, peras dg + air

Cara membuat :
1. Rendam beras dan beras ketan dalam air kunyit, diamkan 1/2 jam.
2. Tiriskan, kukus 20 menit, sementara itu santan direbus bersama semua bumbu.
3. Masukkan beras kukus hingga  santan terserap, aduk rata.
4. Kukus hingga matang, (40 menit).
Jika hendak dibuat tumpeng, nasi panas segera dicetak.
Cetakan sudah dialas daun pisang/dioles minyak agar tidak lengket.
Nasi dipadatkan, ditekan-tekan, mulai dari puncak kerucut agar tumpeng tidak ambyar.

Tuesday, October 26, 2010

Tour d' Indofood

  
     Kamis lalu sebagian anggota Kopwan Sri Rejeki Bendan Ngisor Semarang, mengikuti kegiatan tour d' Indofood. Kami mendapat kesempatan berkunjung ke pabrik Indofood divisi Noodle di Tambak Aji  Ngaliyan Semarang, setelah masuk daftar tunggu 6 bulan.
Bus jemputan disediakan pihak Indofood, peserta 50 orang diwajibkan membeli paket mie seharga @ Rp 10.000.  Ternyata paket yang dibeli menjadi 70 tas lho.. banyak peminat....
    Kunjungan Pabrik merupakan program rutin Indofood.  Peserta dipersilakan menyaksikan proses pembuatan mie, berdiskusi dengan pemandu,  diberi paket hadiah bila beruntung, serta dijamu makan semangkuk mie.
    Amankah mengkonsumsi mie instan ?
Awal bulan ini  TV maupun surat kabar ,  ramai membicarakan soal Indomie, produk mie instan asal Indonesia, ditolak di Taiwan karena mengandung methyl P-hydroxybenzoate.  Pemerintah Indonesia melalui BPOM kembali membuat penelitian tentang produk tersebut, dan mengungkapkan kandungan yang ada  dalam produk mie instan Indonesia masih aman untuk dikonsumsi.
     Sebuah industri pembuat makanan tentu sudah memikirkan apakah produknya layak jual di pasaran atau tidak.  Meski masih mengacu pada negara lain, Indonesia juga telah menetapkan standardisasi keamanan jenis dan dosis yang dapat digunakan sebagai bahan sintesis yang tidak berbahaya.
     Pola makan yang terjaga dan frekuensi makan yang teratur itu amat penting.   Untuk makan mie instan misalnya, menjadi buruk kalo kita hanya makan mie tersebut tanpa  'teman'. tapi jika kita bisa meyertakan sayuran sumber serat, bakso, telur, atau sumber protein lain, tentu makanan ini menjadi seimbang.
     Tak perlu takut makan Indomie. Indomie sudah diekspor ke 80 negara lho !  Mari kita berpikir positif, berapa besar tenaga kerja yang terlibat dalam industri ini... 
Jika kita menyajikan makanan secara benar maka manfaat baik akan kita dapatkan ... yuk mari...

Wednesday, October 20, 2010

Siomay

     Siomay amat disuka para teenager.  Beberapa waktu lalu,  ketika  teman-temannya  SiNok  ngumpul  ngerjain tugas origami,  hidangan ini pun menemani mengganjal lapar.
     Satu piring tersaji   komplit :  karbohidrat, protein hewani dan nabati, vitamin serta mineral  dalam porsi seimbang, yang  semua sangat dibutuhkan remaja.
     Siomay ala GK memakai bahan utama udang dan ayam fillet,  bahan yang mudah didapat di sini.   Tenggiri susah nyarinya. . nanti malah  nggak kelar-kelar bikin siomaynya...
     Bahan adonan siomay  :  Udang kupas  100 g,  ayam fillet  250 g ( daging ayam mulus : tanpa tulang ,  kulit, lemak,.. biasanya dada ) , putih telur , tepung sagu / tapioka, bawang putih, merica, garam, kaldu bubuk secukupnya.
     Bawang putih dan merica dihaluskan dulu, lalu digiling bersama udang dan ayam   (saya pakai chopper) sampai halus.  Tambahkan putih telur dan tepung sagu, giling lagi.   Setelah kekentalan adonan pas  ( coba aduk  tarik dengan  sendok ,  kalo bisa disendok tapi adonan tidak melumer, berarti pas , kalo terlalu kaku nanti siomaynya keras ) siap diisikan .. ..
Bisa diisikan ke tahu putih yang tengahnya dikorek (atasnya beri parutan wortel ) ,  atau ke dalam pare (paria ) kalo suka yang agak pahit.
Sebagian lagi aku bentuk panjang pakai dua sendok  yamg ditekan bolak balik, lalu dimasukkan ke air panas  ( seperti bikin bakso ).  Siap dikukus.
     Kol dicelupkan sebentar dalam air mendidih, setelah layu angkat,  dinginkan, lalu  gulung rapi.
     Saus kacangnya juga pake jurus kira-kira lagi.  Kacang  tanah 4 genggam digoreng, setelah dingin  dicampur cabe, bawang putih, garam, air asam, gula merah iris, gula pasir.  Tambahkan air 1/2 gelas, blender sampai halus, rebus bersama daun jeruk, cicipi rasanya ,  lengkapi yang kurang pas.
     Tata  tahu isi, siomay bakso, kentang rebus, telur rebus, kol  di piring, siram dengan saus kacangnya , beri perasan jeruk.  Dinikmati bersama kerupuk akan semakin mantap....