Showing posts with label Jajan pasar. Show all posts
Showing posts with label Jajan pasar. Show all posts
Wednesday, July 3, 2013
Dadar Gulung Rose
Barusan diambil orderan dadar gulung rose-nya sore ini.
Cantik..., yang bikin aja demen ngliatinnya...
Varian baru, mengangkat kue tradisional menjadi tampil menarik.
Friday, January 25, 2013
Bubur Mutiara
Bubur mutiara alias bubur pink , campur bubur sumsum yang putih lembut merupakan sajian buat balita posyandu Melati bulan ini. Pas giliran RT kami yang tugas ngisi konsumsinya. Pendampingnya ada jeruk manis buat anak-anak serta gado-gado untuk para kadernya...
Bikinnya mudah aja, sagu mutiara direndam dulu 2 jam, lalu dimasak dengan ditambah gula pasir dan air, diaduk hingga mutiaranya matang. Sajikan dengan kuah santan serta bubur sumsum. Kinca gula merah boleh ditambahkan untuk sumsumnya, yang ini kincanya masih di plastik klip samping gelas cup.
Tuesday, August 14, 2012
Kue Lapis Pelangi
Dear Trio Host Rainbow,
Rainbow yang ini adalah kue lapis.. Sengaja dibuat untuk isian takjil sore tadi., sekalian ngisi Rainbow Week-nya NCC.
Kue ini juga kue favorit SiNang (panggilan sayang untuk cowok kecil gaya Semarangan)-ku. Dasar anak bakul, baru menikmati kue kalo ada yang pesen. Maksudnya dia dapat lebihannya...
Biasanya SiNang memakannya dengan dibuka dulu lapis demi lapis, dinikmati selembar demi selembar sampai habis...
Bahan:
- 300 g tepung beras
- 75 g tepung sagu
- 300 g gula pasir
- 1500 cc santan
- 2 lbr daun pandan
- 1/2 st garam
- pewarna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu
Cara membuat:
- Campur tepung beras dan tepung sagu.
- Rebus santan, daun pandan, dan garam. Tambahkan gula pasir.
- Setelah santan hangat, masukan adonan tepung.
- Bagi 7 menurut warna-warna pelangi.
- Siapkan loyang yang dialasi plastik dan diolesi minyak.
- Tuang adonan pertama . Kukus selama 10 menit.
- Lakukan menuang adonan lapis per lapis, sesuai dengan pola warnanya, hingga adonan habis.
- Terakhir, kukus selama 30 menit.
- Potong-potong setelah dingin.
Salam Rainbow,
Liz Grace grace-kitchen
Sunday, February 19, 2012
Jajanan Tampah
Jajanan tampah ini pesanan pak RT buat suguhan acara kerja bakti warga. Sebenarnya bukan tampah yang dipakai wadah, melainkan piring melamin besar. Mau pakai tampah nggak keburu bikin alas daunnya, jadi langsung ditata di wadah ini aja.
Isi jajanan terserah yang bikin, lalu kubuat : misoa goreng, nagasari, kue ku, ketan srundeng dan dadar gulung. Komplit : digoreng, dikukus, gurih, manis...
Ketan srundeng kupilih karena masih ada stok srundeng (ngirit waktu).
Nagasari baru pernah bikin, pisang raja isiannya aku kukus dulu, jadi nggak lepas dari adonan tepungnya, hasilnya bagus seperti yang kuinginkan....
Wednesday, May 12, 2010
Getuk Mawur

Getuk ini dipesan ibu mb Reny, untuk acara arisan di Pedurungan, seminggu yang lalu.
Pagi hujan tetap harus ke pasar, ( sekalian ngantar sekolah tentu) ...demi mendapat singkong segar, ..biar getuknya siip...
Jam 11 order selesai, langsung diantar.
Hasilnya seperti yang terlihat di foto .
Getuk ini kalo digigit ambrol, alias mawur.. Dicetak dulu biar bentuknya rapi, baru disajikan ...Mau..?
Monday, March 22, 2010
Getuk
Thursday, March 18, 2010
Friday, December 18, 2009
Jajan Pasar Tampah
Tuesday, December 15, 2009
Kue Sentiling

Kudapan tradisional ini berbahan baku singkong. Bila di Purbalingga biasa disebut kue Megamendung, dijajakan kelilingan oleh bakul tenongan.
Bahan :
- 800 g singkong parut
- 300 cc air
- 200 g gula pasir
- 1 bks agar-agar tanpa warna
- garam
- vanili
- pewarna
- kelapa parut
1 . Campurkan singkong, air, gula, agar-agar dan vanili, aduk rata.
2. Bagi adonan sesuai warna yang diiginkan.
3. Kukus adonan hingga matang.
4. Potong-potong setelah dingin, gulingkan di kelapa parut.
Kue Klepon

Klepon adalah kue pertama yang saya buat sendiri, waktu itu masih kelas 3 SD. Tugas memasak di sekolah, jadi ya nggak benar-benar sendiri, wong bareng temen seregu. Paling asyik kalo pas digigit meletus gulanya , lumer di lidah.
Di Gorontalo disebutnya 'onde-onde pulo' , ukurannya lebih besar (segedhe bola bekel), dijual kelilingan oleh remaja kecil dengan disunggi di kepala. Biasanya menjelang sore dia lewat di depan rumah kami, jl P. Hidayat, sambil berteriak lantang " ... onde-onde pulooo... onde-onde panaaas ..".
Bahan :
- 250 g tepung ketan
- 150 cc air hangat
- 1/2 st garam
- 3 sm air kapur
- esens pandan
- gula merah, disisir
- kelapa parut
1. Campur tepung ketan, garam, air kapur , esens pandan,dan air hangat, uleni hingga adonan
kalis.
2. Ambil adonan kurleb sebesar kelereng, isi dengan gula merah, rapikan bulatan.
3. Rebus dalam air mendidih, setelah terapung berarti matang.
4. Gulingkan ke kelapa parut yang sudah dikukus dan digarami sedikit.
Subscribe to:
Posts (Atom)






