Kata Pengantar

Sugeng rawuh, batanga pomaya, selamat datang, welcome...

Berawal dari keinginan menghidangkan santapan berkualitas, menyajikan menu nikmat lagi sehat, jadilah catatan dapur ini.
Silakan mencoba resep-resep yang ada, diicip-icip, berbagi rasa, berbagi cerita, kalau tak sempat membuatnya, ya pesan saya saja.... ^_^

Jumat, 03 Desember 2010

Bubur Merah Putih


     Bubur  merah putih terbuat dari beras dan gula kelapa.  Gula kelapa/gula jawa/gula merah   memberikan warna merah, santan kelapa menghasilkan warna putih.  Meski penampakannya coklat  .. khas gula kelapa,.... tetap saja disebut bubur merah putih
     Bubur merah putih sering disebut juga bubur / jenang sengkolo.  Secara tradisional melambangkan  asal  kehidupan sebelum manusia lahir dari 'sana'  roh kita adalah suci  (putih),  kemudian ada di dunia (merah) tempat manusia lahir.
     Bubur ini dipercaya harus hadir saat selamatan (adat Jawa), agar ke depannya semua lancar, ..   jadi semacam ' tolak bala'.

     Begitu pula kiranya diharapkan pada anak-anak asuhan Ibu Jaswati.
Hari ini  kelas dimulai dengan doa bersama lengkap dengan sajian bubur merah putih, agar peristiwa-peristiwa yang lalu untuk pelajaran berharga, dan ke depan  siswa-siswa  dengan semangat baru lahir kembali menuju  hari depan yang  lebih baik,  selamat  dari  gangguan apapun...

     Resep buburmerah putih :
400 g beras
2300 ml santan (1 kelapa)
2 st garam
150 g gula merah, disisir.
4 sm gula pasir
2 lembar daun pandan
     Cara membuat :
Campur semua bahan kecuali gula, rebus sambil diaduk-aduk hingga mengental.
Ambil separuhnya ( ini bubur putihnya) sisihkan, sisanya ditambahkan gula, aduk rata (ini bubur merahnya). Angkat.
Sajikan bersebelahan, atau seperti variasi di foto... : letakkan cookie cutter di tengah wadah, isi penuh dengan bubur putih, timpa sampingnya dengan bubur merah, angkat cookie cutternya, jadi deh !

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...